Perbedaan Mastitis Dengan Abses Payudara

Perbedaan Mastitis Dengan Abses Payudara

Memang cukup sulit untuk membedakan mastitis dengan abses payudara, karena keduanya sama-sama menyerang jaringan payudara. Mastitis dan abses payudara rentan muncul pada wanita berusia 18 hingga 50 tahun, terutama pada wanita atau ibu menyusui. Lantas apa perbedaan mastitis dengan abses payudara dan bagaimana cara mengobatinya ?

Perbedaan Mastitis Dengan Abses Payudara

Untuk mengetahui berbedaan antara mastitis dengan abses payudara, mari kita simak mulai dari pengertian, penyebab dan gejala dari keduanya.

Pengertian mastitis dan abses payudara

Mastitis adalah suatu infeksi bakteri pada jaringan payudara. Pada infeksi berat atau tidak mendapatkan pengobatan akan menimbulkan komplikasi serius, salah satunya adalah abses payudara.

Sedangkan abses payudara adalah suatu penimbunan nanah, biasanya terjadi akibat suatu infeksi bakteri dan tidak jarang terjadi akibat mastitis kronis. Sebagian sel mati dan hancur, meninggalkan rongga yang berisi jaringan dan sel-sel yang terinfeksi. Sel-sel darah putih yang merupakan pertahanan tubuh dalam melawan infeksi, bergerak ke dalam rongga tersebut dan setelah menelan bakteri, sel darah putih akan mati. Sel darah putih inilah yang mengisi rongga tersebut dan menyebabkan penimbunan nanah di dalam payudara.

Penyebab mastitis dan abses payudara

Mengenai penyebab dari keduanya tidaklah berbeda. Kedua jenis penyakit ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada payudara. Mastitis di sebabkan oleh infeksi bakteri sedangkan abses payudara lebih cendering akibat komplikasi mastitis atau terusan ari mastitis.

Biasanya abses payudara akan dihubungkan dengan mastitis, yaitu suatu peradangan pada payudara yang umumnya dijumpai pada ibu menyusui dimana bisa menyebabkan payudara membengkak dan terasa nyeri. Bakteri yang biasanya dapat menyebabkan mastitis adalah Staphylococcus aureus, yang masuk ke dalam payudara melalui luka kecil atau celah pada puting. Infeksi kemudian bisa terjadi ketika bakteri berkembangbiak secara tidak terkontrol.

Sistem kekebalan tubuh akan mengirimkan sel-sel darah putih pada bagian tubuh yang terinfeksi untuk menyerang bakteri. Serangan sel darah putih ini juga mengakibatkan jaringan tubuh pada bagian yang terinfeksi bakteri ikut mati, sehingga muncul kantung berongga kecil. Nanah yang muncul merupakan campuran dari jaringan tubuh yang mati, sel-sel darah putih, dan bakteri. Jika infeksi terus berlangsung, maka benjolan abses dapat semakin membesar dan terasa semakin nyeri.

Apakah mastitis dapat memicu kanker ? Simak ulasannya di artikel tentang Apakah Mastitis Dapat Menyebabkan Kanker ?

Perbedaan mastitis dengan abses payudara berdasarkan gejalanya

Gejala mastitis dan abses payudara cenderung sama, namun ada beberapa gejala yang membedakan dari keduanya.

Tanda dan gejala mastitis

  • Nyeri payudara
  • Benjolan pada payudara
  • Pembengkakan pada salah satu payudara
  • Jaringan payudara membengkak, nyeri bila ditekan, kemerahan dan teraba hangat
  • Gatal-gatal
  • Pembesaran kelenjar getah bening ketiak pada sisi yang sama.

Tanda dan gejala abses payudara

  • Nyeri payudara
  • Benjolan pada payudara
  • Jaringan payudara membengkak dan teraba hangat.
  • Nipple discharge (keluar cairan dari putting susu, bisa mengandung nanah)

Dari tanda dan gejala diatas, sudah bisa dibedakan antara mastitis dengan abses payudara.

Baca Juga : Tanaman Obat Alami Mastitis

Tips untuk penderita mastitis dan abses payudara

Memberikan ASI melalui payudara yang terkena mastitis harus tetap dilakukan meski terasa menyakitkan. Menghentikan pemberian ASI pada payudara yang terkena mastitis atau abses justru akan memperburuk kondisi. Selain tetap menyusui, berikut beberapa langkah mandiri yang bisa diterapkan jika Anda terkena mastitis atau abses payudara;

  • Susuilah bayi sesering mungkin pada posisi yang nyaman dan berganti sisi.
  • Jika bayi tidak menyusui dalam jumlah banyak, pompalah ASI Anda.
  • Pijatlah payudara Anda dengan lembut saat menyusui untuk memperlancar ASI.
  • Hindari memakai bra yang terlalu ketat.
  • Cukupilah kebutuhan cairan tubuh agar metabolisme tubuh lancar.
  • Istirahat yang cukup agar tubuh tidak mudah lelah.
  • Berikan atau minum obat mastitis untuk penderita mastitis.
  • Berikan atau minum obat abses payudara untuk penderita abses payudara.

Nah, itulah perbedaan mastitis dengan abses payudara berdasarkan dari pengertian, penyebab dan gejala pada keduanya. Segera lakukan pengobatan apabila Anda mengalami salah satu dari penyakit tersebut dan tetaplah menyusui meskipun terasa sakit.

Topik : Perbedaan Mastitis Dengan Abses Payudara

Sumber : http://tokoagaricpro.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *