Penyebab Nyeri Pada Payudara ( Mastalgia )

Penyebab Nyeri Pada Payudara – Tidak sedikit wanita di Indonesia mengalami keluhan dengan rasa sakit atau nyeri pada payudara mereka. Tetapi sedikit dianatara mereka yang mengetahui penyebabnya. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kami akan informasi mengenai nyeri pada payudara atau sering disebut dengan nama mastalgia dan beberapa penyebab nyeri pada payudara yang perlu wanita ketahui, silahkan di simak informasi berikut.

Nyeri Pada Payudara ( Mastalgia )

Penyebab Nyeri Pada PayudaraNyeri pada payudara atau mastalgia dapat terasa di bagian atas sebelah luar payudara dan menjalar hingga ketiak dan lengan. Tak perlu khawatir berlebihan ketika mengalami nyeri pada payudara, karena hal ini belum tentu menandakan Anda terkena kanker payudara. Selain itu, kanker payudara juga biasanya memiliki gejala lain, tidak hanya berupa nyeri.

Nyeri payudara atau mastalgia dapat dibagi menjadi dua, yaitu nyeri yang berkaitan dengan siklus menstruasi yang sebagian besar terjadi karena perubahan hormon, dan nyeri yang tidak berkaitan dengan siklus menstruasi, misalnya nyeri akibat arthritis pada dada yang menyebar hingga payudara.

Mastalgia umumnya dialami para wanita yang belum menopause dan banyak dicemaskan sebagai gejala penyakit kanker. Meski demikian, pemeriksaan secara menyeluruh terhadap gejala mastalgia tetap diperlukan untuk menentukan penyebab sesungguhnya. Terutama jika nyeri semakin memburuk, mengganggu kegiatan sehari-hari, atau berlangsung terus-menerus selama beberapa minggu.

Penyebab Nyeri Pada Payudara ( Mastalgia )

Jika Anda mengalami nyeri pada payudara, maka jangan cemas berlebihan sebelum mengetahui penyababnya. Berikut adalah beberapa penyebab nyeri pada payudara, diantaranya adalah :

  • Asam lemak tidak seimbang.
    Sel dengan jumlah asam lemak tidak seimbang dapat memengaruhi kepekaan jaringan payudara sehingga terjadi mastalgia.
  • Ukuran payudara.
    Wanita dengan payudara besar dapat menderita mastalgia yang tidak berkaitan dengan siklus menstruasi.
  • Cedera pada otot sekitar payudara.
    Rasa nyeri dapat menyebar melalui saraf-saraf dada, sehingga terasa seperti dari payudara. Contohnya adalah pada kasus kostokondritis atau peradangan yang terjadi pada bagian yang menghubungkan iga dengan tulang dada.
  • Masalah saat menyusui.
    Mastalgia dapat terjadi saat menyusui akibat pembengkakan payudara, penyumbatan saluran air susu, infeksi jamur pada puting, atau radang payudara (mastitis).
  • Benjolan pada payudara.
    Beberapa jenis benjolan payudara yang dapat memicu mastalgia, di antaranya adalah fibroadenoma (benjolan jinak yang terbentuk di payudara), kista payudara (kantong berisi cairan yang terbentuk di dalam jaringan payudara), mastitis (peradangan jaringan payudara), dan abses payudara (penumpukan nanah di payudara). Baca juga tentang perbedaan mastitis dengan abses payudara
  • Kehamilan.
    Mastalgia seringkali merupakan salah satu tanda awal dari kehamilan di samping tanda-tanda lainnya.
  • Hormon reproduksi.
    Hal ini biasa terjadi pada mastalgia yang terkait siklus menstruasi. Nyeri sering kali berkurang atau menghilang ketika hamil atau menopause.
  • Efek samping obat.
    Mastalgia terkadang merupakan efek samping penggunaan suatu obat, misalnya kontrasepsi, antidepresan, dan antipsikotik.
  • Pasca operasi payudara.
    Nyeri payudara pasca operasi terkadang masih terasa meski luka telah sembuh.

Itulah beberapa penyebab nyeri pada payudara yang umum terjadi pada wanita.

Nyeri Pada Payudara Yang Harus Diwaspadai

Meski nyeri pada payudara umumnya tidak berbahaya, namun ada beberapa kondisi yang harus segera mendapatkan penanganan bahkan pengobatan dengan cepat, yaitu apabila nyeri pada payudara disertai dengan gejala berikut :

  • Perubahan bentuk atau ukuran payudara.
  • Keluarnya cairan yang diiringi darah dari puting payudara.
  • Ruam di sekitar puting atau perubahan bentuk puting.
  • Bengkak atau benjolan disertai nyeri pada ketiak dan tidak sesuai dengan datangnya siklus haid.
  • Tampak dimpling atau permukaan payudara yang nampak seperti tertarik dari dalam jaringan payudara.
  • Gejala infeksi seperti bengkak, kemerahan atau rasa panas payudara.

Nyeri pada payudara merupakan hal yang wajar terjadi, terutama menjelang siklus menstruasi. Namun, waspadai rasa sakit yang diiringi dengan gejala tambahan atau pun berlangsung lama.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai penyebab nyeri pada payudara. Semoga informasi ini bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *